Dalam dunia pemasaran yang berkembang, iklan advertorial adalah strategi efektif untuk menarik perhatian audiens dengan cara yang lebih halus dan informatif.
Iklan advertorial semakin populer karena kemampuannya membangun kepercayaan dan kredibilitas, penting dalam menjalin hubungan jangka panjang antara merek dan audiens.
Artikel ini membahas secara komprehensif apa itu iklan advertorial, karakteristik, keuntungan, cara kerja, dan strategi efektif dalam implementasinya.
Cheklist Iklan Advertorial
Apa Itu Iklan Advertorial?

Iklan adalah bentuk komunikasi yang digunakan untuk mempengaruhi audiens atau konsumen agar melakukan tindakan tertentu.
Apa itu iklan advertorial? Iklan advertorial adalah jenis iklan yang menyamarkan diri sebagai konten editorial atau artikel yang informatif.
Iklan ini dirancang untuk terlihat dan terasa seperti sebuah artikel biasa yang diterbitkan di media, namun sebenarnya bertujuan untuk mempromosikan produk, layanan, atau merek tertentu.
Iklan advertorial menyampaikan pesan pemasaran secara halus dengan memberikan informasi bermanfaat, bukan hanya mengiklankan produk.
Baca: Apa Itu Iklan: Tujuan, Ciri-Ciri + Panduan Lengkap!
Sejarah Singkat Iklan Advertorial

Sejak pertama kali diperkenalkan, iklan advertorial telah berevolusi seiring dengan perubahan media dan cara audiens mengonsumsi informasi
Sejarah perjalanan singkat iklan advertorial adalah sebagai berikut:
- Awal Mula di Media Cetak (1950-an – 1960-an): Iklan advertorial pertama kali muncul di surat kabar dan majalah sebagai bentuk konten berbayar yang disajikan menyerupai artikel editorial.
Media cetak menjadi saluran utama untuk bentuk iklan ini, di mana merek mulai melihat potensi dalam mengemas pesan pemasaran dalam format yang lebih informatif. - Evolusi ke Media Televisi (1970-an – 1980-an): Pada dekade 1970-an, iklan advertorial mulai muncul di media televisi.
Iklan “infomercial” menggabungkan elemen informasi dan promosi produk, biasanya dengan durasi panjang untuk menjelaskan produk atau layanan secara mendalam. - Kemunculan di Internet (1990-an – 2000-an): Seiring dengan pesatnya perkembangan internet pada akhir 1990-an, iklan advertorial mulai muncul di situs web dan platform online lainnya.
Banyak perusahaan mulai memanfaatkan artikel yang disponsori atau postingan blog untuk mempromosikan produk mereka, tetapi tetap memberikan nilai informasi kepada pembaca. - Iklan Advertorial di Media Sosial (2010-an – Sekarang): Dengan dominasi media sosial, iklan advertorial bertransformasi menjadi bentuk konten yang lebih terintegrasi dalam feed pengguna.
Merek menggunakan Instagram, Facebook, dan Twitter untuk membuat advertorial yang menyatu dengan konten pengguna, menjadikannya lebih personal dan tidak mengganggu.
Dengan kemajuan teknologi dan perubahan dalam kebiasaan konsumen, iklan advertorial akan terus beradaptasi, menjadi lebih canggih dan relevan dalam dunia pemasaran yang semakin terhubung secara digital.
Karakteristik Iklan Advertorial

Iklan advertorial memiliki ciri khas yang membedakannya dari bentuk iklan lainnya.
Karakteristik iklan advertorial adalah sebagai berikut:
- Format Mirip Artikel Editorial: Iklan advertorial disusun agar tampak seperti artikel editorial biasa.
Konten tersebut memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat, namun tetap memiliki tujuan pemasaran yang jelas di baliknya. - Penyampaian Informasi yang Mendalam: Berbeda dengan iklan biasa, iklan advertorial menyajikan informasi lebih mendalam, memberi nilai lebih kepada pembaca.
Biasanya berisi penjelasan tentang topik yang relevan dengan produk atau layanan yang dipromosikan. - Menggunakan Bahasa yang Edukatif dan Persuasif: Iklan advertorial menggunakan bahasa yang lebih edukatif dan persuasif.
Bertujuan untuk membangun hubungan dengan audiens melalui informasi yang bermanfaat, bukan hanya menjual produk atau layanan. - Penyisipan Call-to-Action yang Halus: Meskipun iklan advertorial mengutamakan informasi, biasanya terdapat call-to-action (CTA) yang mengarahkan pembaca untuk melakukan suatu tindakan.
Seperti mengunjungi situs web atau mencoba produk, namun CTA disampaikan dengan cara yang lebih halus dan tidak memaksa. - Penempatan di Media yang Relevan: Iklan advertorial umumnya diterbitkan di media yang sesuai dengan audiens target.
Ini bisa berupa majalah industri, blog, atau situs web yang memiliki pembaca yang relevan dengan produk atau layanan yang dipromosikan.
Dengan memberikan informasi yang berguna dan relevan, iklan advertorial berhasil membangun kredibilitas dan meningkatkan interaksi antara merek dan audiens.
Keuntungan Menggunakan Iklan Advertorial

Iklan advertorial menawarkan berbagai keuntungan yang menjadikannya pilihan strategi pemasaran yang sangat efektif bagi banyak merek dan bisnis.
Keuntungan menggunakan iklan advertorial adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan: Iklan advertorial memberikan informasi yang bermanfaat dan relevan, yang dapat meningkatkan kredibilitas merek.
Karena kontennya menyerupai artikel editorial, pembaca cenderung lebih mempercayainya daripada iklan biasa, yang sering kali terkesan hanya untuk menjual. - Menciptakan Hubungan yang Lebih Baik: Dengan mengedepankan informasi yang berguna, iklan advertorial membantu membangun hubungan yang lebih dekat antara merek dan audiens.
Pembaca merasa bahwa mereka mendapatkan nilai lebih dari konten, yang membuat mereka lebih terbuka untuk berinteraksi dengan merek. - Menjangkau Audiens yang Lebih Luas: Iklan advertorial biasanya diterbitkan di media yang memiliki audiens besar dan relevan, seperti situs web populer, majalah industri, atau blog.
Dengan memanfaatkan media ini, merek dapat menjangkau lebih banyak orang dengan cara yang tidak terkesan seperti iklan langsung. - Mengurangi Resistensi terhadap Promosi Langsung: Iklan tradisional mengganggu, sementara iklan advertorial menyampaikan pesan secara alami dan tidak memaksa.
Ini mengurangi resistensi audiens terhadap promosi langsung dan meningkatkan tingkat keterlibatan. - Memperkenalkan Produk atau Layanan dengan Cara yang Lebih Informatif: Iklan advertorial memperkenalkan produk atau layanan secara informatif dan mendalam.
Ini memberi kesempatan kepada audiens untuk memahami lebih baik bagaimana produk atau layanan dapat memenuhi kebutuhan mereka.
Keuntungan-keuntungan ini membuat iklan advertorial menjadi pilihan yang sangat menguntungkan bagi bisnis yang ingin mengedepankan nilai dan membangun hubungan yang lebih baik dengan konsumen.
Cara Kerja Iklan Advertorial

Iklan advertorial bekerja dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan iklan tradisional.
Karena dirancang untuk menyerupai artikel editorial, iklan ini menawarkan pendekatan yang lebih halus dalam menyampaikan pesan pemasaran.
Cara kerja dalam iklan advertorial adalah sebagai berikut:
- Penyusunan Konten yang Informatif dan Relevan: Iklan advertorial dimulai dengan pembuatan konten yang relevan dan bermanfaat bagi audiens.
Konten ini menyajikan informasi yang berguna atau menyelesaikan masalah pembaca, misalnya panduan, studi kasus, atau wawancara dengan pakar. - Integrasi Pesan Pemasaran dengan Alur Cerita: Pesan pemasaran disisipkan secara halus dalam konten tersebut.
Iklan advertorial menunjukkan bagaimana produk atau layanan membantu pembaca menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan, bukan hanya sekadar mempromosikan. - Penempatan di Media yang Tepat: Iklan advertorial biasanya dipublikasikan di media yang relevan dengan audiens target.
Misalnya, artikel tentang teknologi di situs web industri bisa memuat iklan advertorial tentang gadget terbaru. - Gaya Penulisan yang Mengedukasi dan Persuasif: Iklan advertorial menggunakan bahasa yang lebih edukatif dan persuasif.
Konten tersebut menyampaikan informasi yang berguna, tetapi tetap memiliki elemen yang membujuk pembaca untuk mempertimbangkan atau membeli produk atau layanan. - Call-to-Action (CTA) yang Halus: Meskipun tujuannya adalah untuk memasarkan produk, iklan advertorial menyertakan call-to-action yang lebih halus dan tidak memaksa.
CTA ini bisa berupa ajakan untuk mengunjungi situs web, membeli produk, atau mendaftar untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, namun tetap menjaga nada yang tidak terlalu eksplisit.
Dengan menyajikan informasi yang bermanfaat, ditambah dengan penyisipan pesan promosi yang halus, iklan advertorial menciptakan hubungan yang lebih baik antara merek dan audiens.
Strategi Efektif dalam Penggunaan Iklan Advertorial

Untuk mencapai hasil maksimal dalam penggunaan iklan advertorial, strategi yang tepat sangat penting.
Strategi yang dapat diterapkan dalam iklan advertorial adalah sebagai berikut:
1. Kenali Audiens dengan Baik
Sebelum membuat iklan advertorial, penting untuk memahami siapa audiens yang akan menerima pesan Anda.
Mengetahui audiens memungkinkan Anda untuk menyesuaikan konten yang lebih relevan dan menarik bagi mereka.
- Identifikasi audiens target yang relevan dengan produk atau layanan yang ditawarkan.
- Pelajari karakteristik audiens seperti usia, lokasi, minat, dan kebutuhan untuk menyesuaikan konten iklan.
- Tentukan platform yang digunakan oleh audiens untuk memastikan iklan dipublikasikan di tempat yang tepat.
- Pemahaman yang mendalam tentang audiens akan memastikan bahwa konten yang dibuat sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.
2. Sajikan Konten yang Bernilai dan Informatif
Salah satu kekuatan utama dari iklan advertorial adalah kemampuannya untuk memberikan informasi yang bermanfaat.
- Berikan informasi yang bermanfaat dan relevan yang dapat membantu audiens mengatasi masalah atau meningkatkan pengetahuan mereka.
- Gunakan fakta, data, dan studi kasus untuk mendukung klaim dan memberikan kredibilitas pada konten.
- Hindari konten yang hanya fokus pada promosi produk tanpa memberikan nilai lebih bagi pembaca.
- Konten yang bernilai akan meningkatkan keterlibatan dan membangun hubungan positif dengan audiens.
3. Gunakan Gaya Penulisan yang Menarik dan Natural
Gaya penulisan yang digunakan dalam iklan advertorial sangat berpengaruh pada bagaimana audiens akan menerima pesan.
Untuk menciptakan iklan yang berhasil, penting untuk menggunakan gaya yang menyatu dengan konten editorial dan tetap terasa alami.
- Tulis konten dengan gaya yang mudah dipahami, menghindari jargon yang bisa membingungkan pembaca.
- Pertahankan nada yang sesuai dengan audiens yang ditargetkan, apakah itu lebih formal atau kasual.
- Hindari gaya penulisan yang terlalu iklan atau terlalu promosi, agar tetap terasa alami dan tidak memaksa.
Gaya penulisan yang tepat membuat konten terasa lebih alami dan mengalir, menciptakan kesan bahwa pembaca mendapatkan informasi yang berguna daripada sekadar dipromosikan untuk membeli produk.
4. Pilih Media yang Tepat untuk Penempatan Iklan
Pemilihan media yang tepat adalah langkah penting dalam memastikan iklan advertorial mencapai audiens yang relevan.
Media yang sesuai dengan audiens akan meningkatkan efektivitas kampanye.
- Tentukan platform atau media yang paling banyak digunakan oleh audiens target, seperti majalah industri, blog, atau situs web terkait.
- Gunakan media dengan audiens yang relevan dengan produk atau layanan yang dipromosikan, untuk memastikan iklan dapat menjangkau orang yang tepat.
- Pertimbangkan saluran media digital untuk jangkauan yang lebih luas, dengan kemampuan penargetan yang lebih spesifik.
Penempatan iklan advertorial yang tepat di media yang sesuai dengan audiens target sangat penting untuk kesuksesan kampanye.
5. Masukkan Call-to-Action (CTA) yang Jelas namun Halus
Meskipun iklan advertorial mengutamakan konten yang informatif, tetap penting untuk menyertakan call-to-action (CTA) yang mendorong pembaca untuk mengambil tindakan setelah membaca konten.
- Sertakan CTA yang mudah dipahami dan memberi arahan jelas kepada pembaca, seperti “Pelajari lebih lanjut” atau “Kunjungi situs kami untuk informasi lebih lanjut.”
- Pastikan CTA tidak terlalu menekan atau terkesan memaksa, agar pembaca merasa nyaman melakukan tindakan tersebut.
- Tempatkan CTA di bagian yang sesuai, seperti di akhir artikel atau di bagian tengah konten untuk memaksimalkan respons.
Dengan CTA yang jelas dan lembut, pembaca akan merasa lebih terdorong untuk melanjutkan interaksi dengan merek tanpa merasa terpaksa.
Kesimpulan
Apa itu iklan advertorial?
Iklan advertorial adalah salah satu strategi pemasaran yang efektif karena kemampuannya untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih halus dan informatif.
Dibandingkan dengan iklan tradisional, iklan advertorial lebih mampu membangun hubungan dengan audiens melalui konten yang bernilai dan relevan.
Dengan memahami karakteristik, keuntungan, dan cara kerja iklan advertorial, bisnis dapat menggunakan strategi ini untuk menjangkau audiens lebih efektif dan meningkatkan kredibilitas merek.